11.07

Fitria alias Pipit

Fitria alias Pipit (10) tanpa perasaan takut duduk di salah satu sudut, di atas ketinggian 50 menara telekomunikasi di Jalan Suka Damai Raya, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Rabu (30/3/2011) siang.

Sesekali ia berdiri dan memainkan kabel di atas menara itu. Begitu melihat kedatangan Suandi (41) dan Guntur (26), dua petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang Selatan, secepat kilat si bungsu tiga bersaudara dari pasangan Supratno (52) dan Sumarni (50) itu naik ke puncak menara. Jaraknya sekitar 10 meter dari posisi awal.

Di puncak menara itu Pipit berdiri di salah satu sudut. Tak lama berselang, ia mengangkat kaki dan menari-nari. Sesekali badannya dimiringkan ke arah luar menara. Selanjutnya membuat gerakan berputar.

Terang saja, ini bikin geger warga kampung itu. Teriakan istighfar dan "ya ampun" keluar dari mulut warga yang memenuhi badan jalan untuk menyaksikan adegan tersebut. Ada yang menutup mata karena tak kuat melihat adegan yang menyeramkan tersebut.

Setelah dibujukrayu, akhirnya Pipit bersedia turun dengan dua syarat. "Ia mau ayahnya dipenjarakan dan minta uang untuk ditabung dan diberikan kepada ibunya. Saya bilang, iya, nanti polisi akan memenjarakan ayahnya. Saya beri uang Rp 30.000. Setelah itu, anak itu mau turun," jelas Suandi.

Tepuk tangan warga membahana saat Suandi dan Guntur berhasil membawa turun Pipit. Setelah itu, Kepala Polsek Ciputat Komisaris Alip langsung membawa anak itu ke kantor Kepolisian Sektor Ciputat.

Dua setengah jam yang menegangkan.

"Anak itu sudah di atas menara pukul 14.30. Saya tak tahu kapan dia naik," kata Saleh (43), warga sekitar. Pipit berhasil di bawah turun petugas pukul 16.59.

Pipit adalah seorang anak putus sekolah. Ia hidup tidak beruntung. Ayahnya hanyalah sebagai kuli bangunan serabutan. Ibunya tidak bekerja di luar rumah. Bersama keluarganya, mereka hidup berpindah-pindah dari satu rumah ke rumah kontrakan lainnya.

Tiga bulan terakhir mereka baru menempati rumah petak kontrakan di Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat (hanya berbeda satu jalan dari Jalan Suka Damai I, lokasi menara yang dipanjat Pipit). Rumah petak berukuran 3X5 meter itu dihuni lima orang.

"Pipit sudah tak bersekolah lagi selama lebih dari setahun. Terakhir, ia cuma sampai kelas satu karena kami tak punya uang," jelas Sumarni.

Kakak tertuanya, Susanti (24), tak sempat tamat sekolah dasar dan kakak lainnya, Susanto (18) mengalami cacat seumur hidup akibat penyakit hidrosepalus yang diderita sejak bayi.

Ia seperti tidak terawat. Kulitnya kusam dan kakinya terlihat banyak korengan. Pipit terlalu lincah dibanding dengan anak seumurnya. Ia terlalu aktif dari teman-teman mainnya sehingga seringkali membuat ayahnya sangat marah kepadanya.

"Bapak sering mukul saya. Saya pernah dikejar dan mau dipukul. Saya naik ke atas genteng, kami kejar-kejaran di situ," jelas Pipit.

Mencari Ketinggian Pipit selalu mencari ketinggian ketika jiwanya tertekan. Jika kesal, ia selalu mencari ketenangan di atas pohon, genteng rumah, tiang tinggi, dan menara. "Saya selalu mendapat ketenangan kalau ada di atas ketinggian. Perasaan saya terasa lega dan sepertinya tak ada beban," kata Pipit.

Termasuk keputusan memanjat menara telekomunikasi di Jalan Suka Damai I tersebut. "Tadi pagi itu saya kesal pada keponakan karena dia tak mau mendengar apa yang diajarkan. Saya langsung manjat menara itu," jelas Pipit yang bercita-cita menjadi seornag dokter.

Kepala Polsek Ciputat, Komisaris Alip, menjelaskan, ini adalah ketiga kalinya Pipit memanjat menara. "Selasa kemarin, dia memanjat menara ini. Setelah itu, kami membawanya ke kantor Polsek. Dia sempat permisi ke kamar mandi, eh, ternyata dia naik ke ujung menara di belakang kantor ini," kata Alip.

Marcilea, Koordinator Marcilea Foundation, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang kesehatan bagi keluarga miskin, mengatakan, pihaknya sudah membawa Pipit konsultasi kejiwaan ke Rumah Sakit Jiwa Marzuki Mahdi, Bogor.

"Tak ada gangguan kejiwaan dalam diri Pipit. Justru disarankan untuk memeriksakan Pipit ke bagian EEG," jelas Marcilea.

Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi, sempat berdialog dengan Pipit di ruang Wakapolsek Ciputat. "Anaknya cerdan dan aktif. Ia memiliki kelebihan yang melebihi anak seusianya. Kemungkinan ia termasuk indigo, tetapi masih harus dites terlebih dulu," kata Kak Seto, nama panggilan Seto Mulyadi.

Tindakan Pipit itu, lanjut Kak Seto, adalah bentuk protes yang dilakukannya atas perlakukan dan tekanan yang dihadapinya selama ini. "Sifat genetis yang menonjol dari anak itu adalah suka berlarian dan memanjat," jelas Kak Seto.

Solusi yang harus dilakukan, kata Kak Seto, adalah membuang semua energi berlebihan dengan aktivitas bermanfaat, dekat dengan orang yang mengasihi, dan mendapat pola asuh benar. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Fitria alias Pipit.
READ MORE ~>> Fitria alias Pipit

11.05

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja bukan lagi masalah baru. Banyak anak yang terjerumus menggunakan obat-obatan terlarang karena berbagai alasan. Salah satunya yang sedang mencuat kasusnya saat ini adalah cicit mantan Presiden Soeharto, Putri Aryanti Haryowibowo.

Dihubungi Kompas.com, Rabu (30/3/2011), Roslina Verauli, psikolog remaja, menuturkan penyebab rentannya remaja terkena masalah narkoba. Namun, Vera tidak mau menyangkutpautkannya dengan masalah yang menimpa Putri sekarang.

"Ini dalam tataran umum saja ya. Saya tidak mau membicarakan Putri secara khusus. Remaja dari kalangan mana pun dapat terjerumus kasus narkoba. Justru lebih besar kemungkinan kena adalah anak-anak yang tinggal di tempat kumuh atau di jalanan karena akses mereka mendapatkan obat lebih mudah," ungkap Vera.

Ia mengatakan, selain anak-anak di tempat kumuh, dunia artis juga sangat rawan akan narkoba. Lingkungan pergaulan yang terlalu bebas tanpa kontrol menyebabkan mudahnya narkoba berkembang.

Kemudian tentu saja, anak-anak dari kalangan terpandang pun juga punya celah untuk mengonsumsi narkoba."Biasanya orang tuanya terlalu sibuk bekerja sehingga tidak punya waktu untuk sekadar ngobrol bersama anak. Kemudian keluarga broken home atau bisa juga orang tua yang terlalu cuek kepada anak-anak. Jadi ya apa-apa boleh, tidak ada kontrol yang tegas," tutur Vera.

Kontrol orangtua lebih menitikberatkan pada penerapan disiplin dan pengawasan terhadap anak. Perhatian memang menjadi sebuah elemen penting karena anak-anak yang tidak mendapatkan perhatian dan merasa tidak aman di tengah orang-orang dekatnya cenderung melarikan diri pada hal yang negatif.

"Perhatian penting, tapi perhatian saja tidak cukup. Lagi-lagi kontrol harus dipegang benar oleh orangtua dan seringlah ngobrol dengan anak. Buat mereka nyaman saat bersama orang-orang terdekatnya. Tekanan hidup atau stress juga penyebab remaja jadi pakai narkoba lho," kata Vera.

Tekanan hidup dalam kehidupan remaja ternyata tidak hanya berkisar pada masalah sekolah saja, melainkan juga masalah susahnya berkomunikasi dan sepakat dengan orang tua.

Selain itu, masalah dengan teman sebaya, sulitnya anak berhubungan dengan teman sebayanya sendiri menjadi sebuah tekanan bagi mereka. Hal ini juga berkaitan dengan kepribadian anak yang tidak berkembang.

"Kalau kepribadian si anak berkembang, percaya deh minim risiko dia kena narkoba. Kepribadian si anak berkembang itu artinya dia berani berkreasi untuk mengembangkan diri ke arah yang positif, " jelas Vera.

"Ikut ekskul sesuai minat misalnya, berani berkata tidak pada hal-hal yang negatif. Kepribadian anak terbentuk dengan baik semua kuncinya ada di keluarga dan orang tua. Jadi berilah ruang pada mereka untuk selalu merasa dicintai dan biarkan mereka sadar bahwa mereka juga harus mencintai orang-orang terdekatnya. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
READ MORE ~>> Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja

11.03

Suku Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Jakarta Utara

Suku Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Jakarta Utara mengamankan sedikitnya 174 ekor hewan peliharaan yang berkeliaran di wilayah itu karena berpotensi mengidap rabies. Selain itu, lebih dari 3.000 ekor unggas juga diamankan, 1.143 ekor di antaranya disembelih.

Hewan peliharaan yang diamankan itu terdiri dari anjing, kucing, dan monyet. Hewan-hewan itu dirazia dari kawasan perkantoran, permukiman, dan tempat pembuangan akhir sampah. Seluruhnya adalah hewan peliharaan yang dibiarkan hidup secara liar oleh pemiliknya.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Jakarta Utara M Nasir mengemukakan, hewan-hewan tersebut diamankan petugas selama razia yang berlangsung selama dua bulan. Razia dilakukan untuk mengantisipasi agar warga tidak tertular rabies.

"Kami tak ingin terjadi penularan rabies secara langsung dari hewan kepada warga seperti yang terjadi di Bali dan Sukabumi. Kami ingin Jakarta Utara bersih dari penularan rabies," kata Nasir, Rabu (30/3/2011) di Jakarta.

Nasir menjelaskan, razia unggas juga dilaksanakan untuk mencegah penularan flu burung dari ternak unggas kepada manusia. Apalagi, sesuai Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2007, warga tidak diperbolehkan memelihara segala jenis unggas di permukiman.

Dari keseluruhan unggas yang diamankan, 1.143 ekor ayam dan itik yang direlakan oleh pemiliknya untuk disembelih. Sementara itu, sebanyak 163 ekor unggas diungsikan ke luar Jakarta karena pemiliknya menolak menyembelih. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Suku Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Jakarta Utara.
READ MORE ~>> Suku Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Jakarta Utara

11.00

Ramdhan Alamsyah

Kuasa hukum Selly Yulistiawaty, Ramdhan Alamsyah, mengatakan, aksi Selly dalam menggalang uang jutaan rupiah dari teman-temannya itu bukanlah kemauan pribadi Selly. Ia melihat Selly melakukan itu semua lantaran bertindak di bawah sadar. "Saya akui dia itu ketemu orang baru bisa langsung pinjam uang. Dia nggak tahu kenapa bisa sampai seperti itu karena menurut saya itu bekerja di bawah alam sadarnya," kata Alamsyah, Rabu (30/3/2011) di Polres Kota Bogor.

Ia pun menampik anggapan pernyataannya tersebut hanya sebagai alibi pembenaran tindakan Selly. "Bagaimanapun klien saya down, saya ini bukan hanya pengacara tapi teman dia. Saya berusaha netral. Kalau semua bilang dia penipu, coba buktikan," ujarnya. Untuk memperkuat dugaan gangguan kejiawaan yang dialami Selly, tim kuasa hukum telah menyiapkan seorang psikiater di Jakarta.

"Di Jakarta, seorang psikiater sudah siap untuk menyertai kebenaran ini bahwa Selly bukan penipu," ujarnya. Adapun Selly (25), seorang janda beranak satu, ini memang sudah menjadi incaran polisi dan buron sejak Maret 2010. Selly diketahui melancarkan aksi penipuan dengan modus jual-beli ponsel dan pulsa di berbagai kota seperti Bogor, Jakarta, Yogyakarta, hingga tertangkap di Denpasar, Bali.

Nama "Selly Sang Penipu Ulung" pun berkibar di Facebook dan Kaskus. Dari situ, banyak ketahuan korban terkena penipuan perempuan asal Jakarta Selatan ini. Dalam melancarkan aksi, Selly menawarkan investasi bisnis pulsa dengan harga sangat murah. Ia meminta korbannya mengirimkan uang apabila ingin berbisnis pulsa.

Setelah uang dikirim, Selly hilang bak ditelan bumi membawa kabur uang-uang kiriman tersebut. Selain menipu dengan modus bisnis pulsa dan ponsel, pada tahun 2009, Selly sempat mengaku-aku sebagai wartawan Kompas dan akhirnya menipu sampai Rp 30 juta dengan dalih meminjam uang. Selain di Kompas, Selly dikabarkan pernah bekerja di Hotel Gran Mahakam. Di sana, aksi Selly juga dilakukan dengan meminjam uang dari teman-teman sekantornya. Dua bulan berkantor di Hotel Gran Mahakam, Selly juga langsung menghilang membawa kabur uang pinjamannya itu. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Ramdhan Alamsyah.
READ MORE ~>> Ramdhan Alamsyah

10.59

Pelaku tindak pidana pencucian uang di Citibank

Kepolisian sedang mendalami modus operandi yang dilakukan pelaku tindak pidana pencucian uang di Citibank, MD (47). Ia diduga melakukan aksinya dengan mengalihkan dana hasil manipulasinya dari nasabah ke rekening perusahaan pribadinya.

MD yang dibantu oknum teller Citibank, D, berhasil meraup uang sejumlah Rp 17 miliar. "Dia pindahkan uangnya antarperusahaan. Akhirnya, perusahaan terakhir adalah perusahaan milik dia," ungkap Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Anton Bachrul Alam, di Mabes Polri, Rabu (30/3/2011).

Anton belum menjelaskan secara terperinci mengenai nama perusahaan-perusahaan yang dialiri dana dari manajer di Citibank itu karena penyidikan di kepolisian masih berjalan. Namun, Anton memastikan, uang tersebut juga ditransfer MD melalui bank yang berbeda.

"Jadi, MD itu, dia bisa memindahkan transaksi dibantu lewat teller ke satu bank, dan dari bank itu bisa dimasukkan lagi ke bank lain," ujar Anton.

Polisi telah menyita barang bukti berupa dokumen-dokumen transaksi, mobil Mercedes Benz S300 atas nama anak MD, dan satu unit mobil Hummer warna putih dengan nomor polisi B-18-DIK yang telah dititipkan di rumah penitipan barang sitaan Jakarta Utara. Mobil itu diberikan kepada suaminya dengan kepemilikan atas nama suaminya. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Pelaku tindak pidana pencucian uang di Citibank.
READ MORE ~>> Pelaku tindak pidana pencucian uang di Citibank

10.56

Pemerintah China mengeksekusi tiga penyelundup narkoba Filipina

Pemerintah China mengeksekusi tiga penyelundup narkoba Filipina, Rabu (30/3/2011), yang menimbulkan keputusasaan bagi para keluarga yang menyaksikan saat-saat terakhir mereka.

"Saya hanya ingin memberitahu Anda bahwa tiga orang itu telah dieksekusi," kata Wakil Presiden Jejomar Binay mengumumkan di radio lokal tentang pelaksanaan hukuman mati itu, kendati tidak ada pengumuman dari Pemerintah China.

"Ini adalah hari yang menyedihkan bagi kita semua. Sampai saat terakhir, kami telah melakukan segala usaha untuk menyelamatkan nyawa mereka itu."

Ramon Credo (42), Sally Villanueva (32), dan Elizabeth Batain (38) ditangkap secara terpisah di China pada 2008 karena menyelundupkan heroin dan dijatuhi hukuman mati.

Pemerintah Filipina berulang kali mengajukan permohonan untuk menyelamatkan nyawa ketiga orang itu, termasuk mengirim Binay ke Beijing untuk satu misi agar hukuman mereka diringankan menjadi penjara seumur hidup.

Akan tetapi, Pemerintah China menegaskan, tidak akan ada keringanan bagi ketiga orang itu dan kasus mereka ditangani sesuai dengan undang-undang domestik.

Ketiga terhukum itu diizinkan bertemu dengan keluarga mereka selama satu jam sebelum mereka menjalani hukuman mati dengan suntik mati.

"Dia menangis, dia bingung. Dia memiliki banyak hal untuk dikatakan," kata Jason Ordinario, abang Villianueva, yang bersama saudara perempuannya dan orangtua mereka bertemu dia saat putusan akhir dibacakan di sebuah pengadilan di kota Xiaamen.

"Dia minta kami memelihara anak-anaknya dan meminta mereka dapat membantu menyelesaikan studi-studi mereka," katanya kepada stasiun radio DZBB dari China.

Keluarga Villanueva mengatakan, Villanueva tidak tahu bahwa dia akan dieksekusi Rabu, dan terkejut melihat keluarganya berada di sana.

"Saya adalah orang pertama menemui dia, kami saling melihat dan kami berdua menangis. Dia mengatakan, apa yang kamu lakukan di sini, mengapa kalian semua menangis, saya akan mati," kata adik Mylene di radio DZBB.

Anak-anak Villaneuva berusia 12 dan sembilan tahun tidak dapat melihat atau berbicara dengan ibu mereka sebelum ia meninggal.

Mereka tidak pergi ke China dan pihak berwenang lokal tidak mengizinkan telepon-telepon seluler dibawa ke ruang pertemuan.

Amnesti Internasional serta gereja Katolik Roma, yang berpengaruh mengecam eksekusi itu dan menuduh pemerintahan Presiden Filipina Benigno Aquino tidak cukup berusaha untuk menyelamatkan nyawa ketiga orang itu.

"Kami mengecam keras pengeksekusian tiga warga Filipina itu," kata wakil Amnesti Internasional untuk Filipina, Aurora Parong, kepada AFP.

"Filipina harus melakukan usaha lebih keras dan kini kewajiban moralnya untuk memimpin kampanye menentang hukuman mati di Asia."

Pemerintah Filipina menegaskan, mereka telah melakukan segala usaha untuk menyelamatkan nyawa ketiga orang itu.

Pemerintah mengatakan, ketiga orang itu, yang termasuk di antara 227 warga Filipina yang dipenjarakan di China karena kasus narkoba, berasal dari keluarga miskin dan ditipu sindikat kejahatan internasional menjadi kurir narkoba.

Selain mengunjungi Beijing, Binay mengirim sepucuk surat pekan ini kepada Presiden China Hu Jintao dalam satu permohonan terakhir.

Pada Desember, Filipina juga tidak menghadiri acara penyerahan hadiah Nobel Perdamaian di Oslo bagi pembangkang China yang dipenjarakan, Liu Xiaobo, dalam satu tindakan yang menurut Aquino bertujuan menghindari kecaman China terhadap Filipina. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Pemerintah China mengeksekusi tiga penyelundup narkoba Filipina.
READ MORE ~>> Pemerintah China mengeksekusi tiga penyelundup narkoba Filipina

10.54

Menolak permohonan terkini dari Korea Utara

Korea Selatan pada Rabu (30/3/2011) menolak permohonan terkini dari Korea Utara mengenai pengembalian empat warga asal Korea Utara. Menurut Seoul, mereka telah memutuskan tinggal di Selatan.

Korut menyarankan Palang Merah kedua pihak bertemu pada 6 April di Panmunjom, desa perbatasan memberlakukan gencatan senjata, untuk mewawancarai keempat orang itu dan memastikan apakah mereka benar-benar ingin tinggal di Selatan, kata Kementerian Penyatuan Korea Selatan. "Keempat orang itu telah memutuskan dengan keinginan mereka sendiri untuk tetap tinggal di Korea Selatan. Kami tidak dapat menyetujui pertemuan seperti itu," kata pernyataan kementerian tersebut.

Seoul telah memulangkan 27 dari 31 warga Korea Utara. Kala itu, mereka hanyut menuju perairan Korea Selatan melintasi perbatasan laut yang menjadi biang keladi ketegangan dua Korea, pada Februari. Menurut pemerintah di Seoul, empat orang lain menyatakan ingin tetap tinggal di Korea Selatan.

Negara Korea Utara sebelumnya menolak menerima 27 orang tersebut dengan mengatakan bahwa Seoul harus menyerahkan ke-31 orang itu.

Pemerintah di Pyongyang menuduh Seoul memberikan tekanan kepada empat orang tersebut untuk tetap tinggal, sehingga menjadi pemicu ketegangan antarperbatasan. Pada akhirnya, Korea Utara mengalah dan menerima 27 orang tersebut.

Namun, Seoul mengatakan bahwa mereka tidak ingin memulangkan dua pria dan dua wanita itu. Menurut Seoul, pilihan bebas mereka untuk menetap telah "dipastikan dengan adil dan objektif". Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Menolak permohonan terkini dari Korea Utara.
READ MORE ~>> Menolak permohonan terkini dari Korea Utara

10.53

Banjir di Thailand

Banjir di Thailand selatan menewaskan 11 orang dan ribuan orang telantar. Para korban tersapu air pasang atau terkubur dalam longsor saat banjir menggenangi rumah-rumah dan kawasan perdagangan yang menampung sekitar satu juta orang di salah satu bulan-bulan mestinya terpanas pada tahun ini.

Warga dibiarkan tanpa listrik di banyak daerah, sedangkan jalan, kereta api, dan jalur udara ke wilayah selatan tetap tertutup.

Ribuan orang terdampar di pulau wisata Koh Samui dan Koh Tao di Teluk Thailand pada saat feri dibatalkan karena cuaca buruk.

Wakil Perdana Menteri Suthep Thaugsuban mengatakan, pemerintah telah mengirimkan kapal induk untuk menyelamatkan sekitar 1.000 orang yang terjebak di pulau Koh Tao.

"Ada sekitar satu juta orang terkena dampak di banyak provinsi. Pada awalnya kami pikir banjir akan berlangsung satu atau dua hari, tapi sekarang sudah seminggu," katanya.

Penerbangan nasional Bangkok Airways mengatakan, ada 2.000 orang, sebagian besar wisatawan, terdampar di pulau Samui baik di bandara atau di hotel setelah maskapai membatalkan penerbangan selama dua hari berturut-turut.

Sekitar 800 penumpang juga menunggu di Bangkok untuk melakukan perjalanan ke pulau.

Cuaca buruk dan pemadaman listrik di Bandara Samui melarang terbang lebih dari 50 penerbangan pada Senin dan Selasa.

Banjir, yang dimulai di Thailand selatan seminggu lalu, menewaskan tujuh orang di Provinsi Nakhon Si Thammarat, tiga orang di sepanjang pantai di Surat Thani, dan seorang di provinsi tetangga Phatthalung.

Secara keseluruhan, 80 kabupaten di delapan provinsi telah dinyatakan sebagai daerah bencana oleh pencegahan bencana Thailand dan departemen mitigasi.

Banjir dahsyat di Thailand akhir tahun lalu menewaskan lebih dari 220 orang, merusak rumah-rumah atau mata pencarian sekitar 8,6 juta orang di 51 dari 76 provinsi kerajaan. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Banjir di Thailand.
READ MORE ~>> Banjir di Thailand

10.51

Rezim Libya Moammar Khadafy

Rezim Libya Moammar Khadafy telah memilih mantan Menteri Luar Negeri Nikaragua Miguel D’Escoto sebagai perwakilannya di PBB.

Pemerintah Presiden Daniel Ortega mengatakan, Libya telah membuat keputusan berdasarkan keyakinan bahwa Ali Triki tidak dapat memperoleh visa AS untuk menempati posnya di PBB di New York.

"D’Escoto berwenang untuk berbicara atas nama Libya di PBB, menurut surat yang dikirim ke Sekjen PBB Ban Ki-moon oleh pihak berwenang Libya di Managua," menurut istri Ortega dan juru bicara Rosario Murillo.

Diplomat Nikaragua adalah penasihat Ortega urusan internasional. Ortega membela Khadafy saat serangan militer koalisi yang didukung PBB untuk melindungi warga sipil Libya.

Perwakilan Libya di PBB menjadi isu ketika utusan Libya di PBB Mohammed Shalgham membelot dan mengutuk Khadafy.

Khadafy kemudian menggantikan dengan utusan Triki, mantan Menteri Luar Negeri, yang belum menyerahkan surat kepercayaan untuk pengenalan kepada PBB.

Pemerintah Ortega mengatakan, Triki telah ditolak visanya oleh Amerika Serikat.

"Saya tidak memiliki informasi tentang apakah visanya itu telah diterbitkan atau apakah visanya tidak diterbitkan," kata Mark Toner, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jumat (25/3/2011) lalu.

Namun, Toner mengatakan tidak ada interaksi resmi antara Washington dan Tripoli. "Saya pikir cukup jelas bahwa kami menghentikan kegiatan operasional dengan kedutaan Libya di sini. Tapi saya tidak memiliki rincian lebih lanjut mengenai misi PBB," katanya. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Rezim Libya Moammar Khadafy.
READ MORE ~>> Rezim Libya Moammar Khadafy

10.50

Malaysia diperkirakan membutuhkan banyak tenaga kerja asing

Pada 2011, Malaysia diperkirakan membutuhkan banyak tenaga kerja asing (TKA) sektor formal, seperti konstruksi, pabrik, perkebunan, jasa, dan pertanian yang jumlahnya sekitar 150.000 orang guna mendukung pembangunan ekonomi di negeri ini.

"Kita berharap sekitar 75.000 atau 50 persennya bisa diisi tenaga kerja Indonesia (TKI)," kata Atase Ketenagakerjaan KBRI Malaysia Agus Triyanto AS di Kuala Lumpur, Rabu (30/3/2011).

Jumlah tersebut belum termasuk kebutuhan masyarakat Malaysia untuk tenaga penata laksana rumah tangga (PLRT).

Menurut dia, para TKI yang akan memasuki pekerjaan di sektor tersebut harus mempersiapkan mental untuk hidup mandiri, bekerja keras, dan siap bekerja sesuai dengan aturan negara lain.

"Mental TKI harus siap saat bekerja di luar negeri. Selain itu, keterampilan (skill) juga harus memadai dan sesuai dengan kebutuhannya," ungkapnya.

Agus mengingatkan para TKI yang mau bekerja di Malaysia harus memiliki dokumen yang lengkap, sesuai prosedur, dan mengikuti aturan yang digariskan pemerintah kedua negara.

Sementara itu, dalam tiga bulan ini sejumlah perusahaan di Malaysia mengajukan permintaan untuk 26.600 tenaga kerja Indonesia (TKI) sektor formal sebagai tenaga kerja perkebunan, pabrik, konstruksi dan jasa, namun yang baru bisa terealisasikan sekitar 6.000 pekerja.

Agus menjelaskan belum terealisisasikannya permintaan tersebut adalah karena saat ini sedang dalam proses pengurusan sehingga para TKI yang nanti dipekerjakan di negeri ini benar-benar sesuai dengan kriteria yang diperlukan dan mengikuti peraturan yang berlaku di kedua negara.

"Kita terus mengawasi pengiriman TKI guna menghindari permasalahan di kemudian hari," kata Agus.

Sementara itu, kebijakan KBRI untuk perekrutan TKI ada tujuh hal yang harus dipatuhi, yaitu wajib membuat demand letter (surat permintaan), master contract (pembuatan MoU antara perusahaan di Indonesia dan mitranya di Malaysia), stakeholder assesment (pengujian), list of employee process (laporan penyiapan TKI).

Juga implementasi undang-undang yang berlaku (UU No 39/2004), menyiapkan laporan rutin dan penandatanganan demand letter harus dilakukan langsung oleh direktur utama perusahaan yang bersangkutan.

"Tujuh kebijakan KBRI tersebut harus dilaksanakan agar hak dan kewajiban masing-masing berjalan baik dan benar Pemerintah juga akan senantiasa bisa memantau perkembangan TKI di Malaysia," ungkapnya. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Malaysia diperkirakan membutuhkan banyak tenaga kerja asing.
READ MORE ~>> Malaysia diperkirakan membutuhkan banyak tenaga kerja asing

10.48

Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Utara

Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Utara mengeluarkan kebijakan menarik peredaran buku novel fiksi remaja berjudul Tidak Hilang Sebuah Nama, yang kini beredar di sejumlah sekolah di Kota Manado dan sejumlah kabupaten di Sulawesi Utara.

Kepala Dinas Diknas Sulut HR Makagansa menjelaskan, penarikan buku atas desakan organisasi masyarakat yang memrotes bagian dari buku itu yang dinilai mengandung substansi penistaan agama Kristen.

"Kami sudah minta buku Tidak Hilang Sebuah Nama tidak diedarkan di sekolah. Kebijakan penarikan buku itu untuk mereduksi reaksi masyarakat yang cenderung emosional," kata Makagansa, Rabu (30/3/2011) di Manado.

Ketua Komisi Remaja Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Billy Lombok menyatakan terkejut ketika menemukan buku-buku tersebut beredar di kalangan sekolah dasar GMIM di Minahasa Utara dan Kota Manado. Menurut Billy, isi buku itu jelas menyinggung iman Kristen mengenai Trinitas.

Ia mengecam Menteri Pendidikan Nasional melalui Kepala Perbukuan Nasional yang mengeluarkan surat keputusan peredaran buku ke sekoah dasar dan sekolah menengah melalui SK 1715/A.8.2/11/2005 Tahun 2009 tanggal 19 Mei. Buku tersebut dialokasikan dalam anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) di sekolah-sekolah serta Daftar Isian Perencanaan Anggaran (DIPA) nasional.

"Kami mengecam dan keberatan buku ini menjadi sumber belajar yang didistribusi secara paksa ke sekolah," ujar Billy.

Buku setebal 216 halaman yang terbit tahun 2008 itu ditulis oleh Galang Lutfiyanto. Buku novel itu menceritakan percintaan remaja berbeda agama. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Utara.
READ MORE ~>> Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Utara

10.46

Sebanyak 10.000 wirausaha di Jambi

Sebanyak 10.000 wirausaha di Jambi akan diperkuat melalui bantuan kredit usaha rakyat oleh perbankan. Melalui KUR, jumlah pelaku usaha kecil dan menengah akan semakin bertambah dan bertumbuh pesat.

Wakil Ketua Kadin Provinsi Jambi A Shomad mengatakan, gerakan penguatan 10.000 wirausaha dimulai tahun ini. "Pencanangannya akan dilakukan oleh Wakil Presiden Boediono yang berkunjung ke Jambi pada 1 dan 2 April mendatang," katanya.

Menurut Shomad, pihaknya berharap akan semakin banyak UKM bertumbuh dan wirausaha yang telah ada semakin kuat. Selain itu juga mengadakan pelatihan dan pemberdayaan yang bersifat menguatkan kemampuan berwirausaha.

Pihaknya juga akan mendukung akses bantuan permodalan kepada perbankan. "Di Jambi, ada lima bank yang menyalurkan KUR, yaitu Bank Mandiri, Bank Bukopin, BRI, BNI, dan BTN," katanya.

Shomad melanjutkan, banyak warga Jambi berminat menjadi wirausaha, namun mereka kerap terkendala permodalan. Bantuan kredit lunak dari perbankan pun cenderung sulit diperoleh karena bank mensyaratkan agunan.

Di tempat terpisah, Kepala Bank Indonesia Provinsi Jambi Miing Hasanuddin mengatakan, perbankan cenderung berhati-hati menyalurkan kredit karena ada tuntutan memiliki performa yang baik.

"Tingginya tingkat kredit macet dapat menurunkan performa bank tersebut. Selain itu, pertumbuhan UKM di Jambi juga kurang pesat sehingga memungkinkan penyaluran kredit UKM tidak maksimal," katanya.

Meskipun begitu, lanjutnya, bank tetap harus mematuhi aturan penyaluran kredit bagi usaha kecil di bawah Rp 20 juta tanpa harus menyertakan agunan.

Berdasarkan data kantor Menko Perekonomian, realisasi kredit untuk UKM hanya mencapai Rp 283 miliar pada 2010. Nilai ini lebih rendah dari plafon penyaluran sebesar Rp 596 miliar.

Data Bank Indonesia Jambi menyebutkan, realisasi yang sama pada tahun 2010 mencapai Rp 353 miliar, dari nilai plafon Rp 423,7 miliar. Adapun kredit macet penyaluran bantuan tersebut mencapai di bawah 5 persen. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Sebanyak 10.000 wirausaha di Jambi.
READ MORE ~>> Sebanyak 10.000 wirausaha di Jambi

10.44

Sejak tahun 2010

Sejak tahun 2010 hingga sekarang, para nelayan di Kabupaten Purworejo terus-menerus mengalami paceklik tangkapan ikan. Selain volume tangkapan yang merosot lebih dari 50 persen, tahun kemarin hingga sekarang mereka tidak dapat lagi memanen ikan yang menjadi produk unggulan dari pesisir pantai Purworejo, yaitu ikan bawal dan lobster.

Susilo, nelayan di Pantai Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, mengatakan, tahun 2010 dan tiga bulan pertama di tahun 2011 ini adalah masa terburuk sebagai nelayan. Sebelumnya, hasil tangkapan biasanya berkisar 20-40 kilogram (kg) per hari, tapi dalam satu tahun lebih ini rata-rata tangkapan kurang dari 10 kg per hari.

Kebanyakan ikan yang berhasil kami tangkap hanya jenis ikan dengan harga jual murah, seperti ikan koro atau leak, yang harga tertingginya hanya Rp 3.000 per kilogram, ujarnya, Rabu (30/3/2011).

Jumlah perahu di Pantai Jatimalang mencapai 30 kapal, dan masing-masing biasanya ditumpangi empat nelayan. Dengan kondisi paceklik seperti sekarang, jumlah perahu yang berlayar hanya berkisar dua hingga tiga perahu per hari.

Dalam satu tahun lebih ini, masyarakat nelayan di Kabupaten Purworejo tidak lagi dapat menangkap lobster yang biasanya laku dengan harga Rp 110.000 per kg hingga Rp 350.000 per kg, atau bawal yang biasanya laku terjual Rp 50.000 per kg hingga Rp 110.000 per kg.

Narwoto, seorang nelayan lainnya, mengatakan, kondisi yang dialami saat ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana nelayan panen tangkapan ikan pada bulan Oktober hingga April. Tapi tahun ini nelayan hanya merasakan panen ikan tengiri saja.

"Panen ikan tengiri yang biasanya hanya berlangsung satu bulan, kali ini bahkan hanya kami rasakan selama seminggu saja," ujarnya.

Kondisi paceklik berkepanjangan ini, menurut Narwoto, diduga terjadi akibat cuaca ekstrem yang ditandai dengan tingginya intensitas hujan sepanjang hari. "Dalam pengalaman kami, hujan yang terlalu sering turun biasanya akan membuat hasil tangkapan ikan berkurang," ujarnya.

Pardi, nelayan lainnya, mengatakan, dengan kondisi cuaca seperti sekarang, dia pun mulai bertani dan menanam padi. Kendati demikian, dengan tingginya intensitas hujan, tanaman padi yang ditanamnya juga diserang berbagai hama penyakit.

"Karena diserang berbagai jenis ulat, tanaman padi saya pun saat ini terancam gagal panen," ujarnya.

Luasan tanaman padi yang ditanam Pardi berkisar 1.000 meter persegi. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Sejak tahun 2010.
READ MORE ~>> Sejak tahun 2010

10.42

Jembatan Prumpung

Jembatan Prumpung yang menghubungkan Kota Muntilan dan Magelang putus satu jalur, Rabu (30/3/2011) sekitar pukul 18.37, karena terjangan lahar dingin Gunung Merapi. Akibatnya, jalur lalu lintas Yogyakarta-Semarang, khususnya mobil, terpaksa dialihkan melalui Purworejo.

Heru (42), warga Magelang, mengatakan, banjir lahar dingin besar datang sekitar pukul 18.10 di Kali Pabelan. Sekitar 27 menit kemudian, Jembatan Prumpung arah Muntilan ke Magelang tiba-tiba runtuh.

Panjang badan jembatan yang runtuh sekitar 15 kilometer dari panjang total 36 meter. "Beruntung, waktu itu jembatan sudah ditutup pukul 18.00 karena ada kabar dari relawan Merapi di atas (hulu) bahwa akan datang banjir lahar dingin besar," kata Heru, Rabu (30/3) di Muntilan, Magelang.

Pada saat banjir lahar dingin menerjang, ketinggian air di Kali Pabelan mencapai 10 meter hingga 12 meter. Terjangan banjir bercampur lahar dingin inilah yang kemudian memutuskan Jembatan Prumpung arah Muntilan-Magelang yang merupakan jembatan lama yang sudah beroperasi sebelum jembatan baru arah Magelang-Muntilan di sebelahnya dibangun.

Setelah Jembatan Prumpung putus, polisi mengalihkan lalu lintas, khususnya mobil, melalui jalur Purworejo. Sedangkan kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas di satu sisi Jembatan Prumpung arah Magelang-Muntilan yang belum runtuh. Roda dua masih diizinkan melintas meski dengan sistem buka tutup.

Meski satu sisi Jembatan Prumpung belum runtuh, kondisi jembatan tersebut kini mulai retak-retak. Jika banjir lahar dingin kembali turun dikhawatirkan jembatan tersebut juga akan runtuh. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Jembatan Prumpung.
READ MORE ~>> Jembatan Prumpung

10.41

Ajun Komisaris Hariri

Kepala Polisi Sektor Dumai Barat, Kota Dumai, Riau, Ajun Komisaris Hariri kembali menerjunkan sekitar 20 anggotanya untuk mengamankan lokasi kebakaran lahan semak belukar di Jalan Wan Amir, Rabu (30/3/2011) malam.

"Penambahan personel ini kami lakukan untuk melokalisasi lokasi kebakaran dan mengondisikan arus lalu lintas sekitar agar tidak terjadi kemacetan," kata Hariri, di lokasi kebakaran.

Pihaknya akan terus berusaha menjaga proses pemadaman yang dilakukan pemerintah kecamatan dan satpol PP serta dinas kehutanan juga polisi kehutanan setempat.

"Hingga saat ini, kami belum mengetahui penyebab kebakaran. Namun, kami juga akan memintai keterangan sejumlah warga setempat yang tinggal tidak jauh dari lahan terbakar," kata Hariri.

Untuk sementara, dua nama yang nantinya akan meminta keterangan saksi. "Dua saksi ini merupakan warga yang tinggal paling dekat dengan lokasi lahan terbakar," katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Dumai H Amril mengatakan, sejauh ini upaya pemadaman masih terus dilakukan.

"Belum ada hambatan untuk upaya pemadaman ini karena kobaran api tidak jauh ke dalam semak. Stok air juga masih memadai," katanya.

Usaha pemadaman, kata Amril, akan terus dilakukan pihaknya hingga api benar-benar padam. "Belum tahu luas lahan yang terbakar, begitu juga jumlah kerugiannya," katanya.

Warga sekitar menyebutkan, kebakaran terjadi sejak Rabu siang. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ratusan hektar.

Sebagian besar merupakan lahan semak belukar dan sebagian kecil lahan perkebunan sawit milik warga. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Ajun Komisaris Hariri.
READ MORE ~>> Ajun Komisaris Hariri

10.38

Kebijakan Energi Nasional

Pemerintah saat ini sedang memutakhirkan Peraturan Presiden No 05/2006 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN). Pembahasan rancangan dan rumusannya tengah dilakukan oleh Dewan Energi Nasional (DEN). Pemanfaatan tenaga nuklir sebagai PLTN merupakan salah satu program yang menjadi pembahasan dalam pemutakhiran KEN.

"Perkembangan PLTN di dunia, termasuk kejadian di Jepang, menjadi pelajaran penting untuk Indonesia. Program PLTN dibiayai oleh dana publik, maka kita harus menempatkan kepentingan publik pada prioritas tinggi," kata Mukhtasor, anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan/Pakar Lingkungan Hidup, dalam siaran pers, Rabu (30/3/2011) di Jakarta.

Penyiapan infrastruktur PLTN, mulai dari penyiapan SDM, penelitian dan pengembangan, penyiapan kelembagaan, sampai dengan studi kelayakan dibiayai pemerintah dengan dana publik dari APBN. Padahal, pembangunan dan pengoperasian PLTN secara komersial menurut UU Ketenaganukliran dilaksanakan oleh BUMN, koperasi, dan atau badan swasta.

Untuk lebih propublik, menurut Guru Besar ITS ini, ada tiga hal penting yang perlu mendapat perhatian, yaitu aspek keselamatan dan lingkungan, aspek partisipasi publik, dan aspek subsidi oleh publik. Sesungguhnya publik telah memberi subsidi besar terhadap program PLTN.

"Sangat penting bahwa program PLTN perlu melibatkan partisipasi publik lebih besar, terutama aspek keselamatan dan penilaian kelayakan teknologi dan lokasi PLTN," kata Mukhtasor.

Menurut pria yang kini juga Executive Director ICEES (Indonesian Center for Energy and Environmental Studies) ini, partisipasi publik tersebut diperlukan terutama dalam studi kelayakan pembangunan PLTN dengan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan.

Pemerintah, dalam hal ini BATAN, perlu melibatkan lebih banyak ahli yang representatif dan obyektif di bidang sosial, keselamatan, bencana, dan lingkungan hidup. "Jangan sampai terulang kejadian di Jepang di mana keakuratan dan keterbukaan informasi nuklir masih menjadi persoalan antara pemerintah dan operator PLTN," ujarnya.

"Layak ataupun tidak pembangunan PLTN di Indonesia nantinya, kita semua harus berbesar hati. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Jangan ada kepentingan lain yang tidak relevan, termasuk kepentingan yang lebih berpihak pada keuntungan bisnis daripada publik," kata dia.

Di sisi lain, standar kelayakan PLTN juga perlu ditingkatkan dengan memerhatikan keandalan teknologi PLTN dan kerawanan bencana di Indonesia. Ketentuan perizinan reaktor diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 43/2006.

Berdasarkan aturan itu (Pasal 4), reaktor nuklir komersial yang telah beroperasi 3 (tiga) tahun secara selamat dengan faktor kapasitas rerata minimal 75 persen digolongkan sebagai teknologi teruji. Karena itu ia dapat diberikan izin dibangun di Indonesia. Kecelakaan PLTN Jepang terjadi justru pada akhir umur desainnya, kata dia.

Bandingkan dengan kasus energi terbarukan. Dunia internasional saat ini telah berpengalaman mengoperasikan dengan sukses pembangkit listrik arus laut lebih dari tiga tahun, dengan potensi bahaya minimal dan harga yang lebih murah daripada pembangkit berbahan bakar minyak. "Itu saja masih tidak mudah masuk dan diterima di Indonesia. Ukuran teknologi teruji dalam pembangunan PLTN harus memberi jaminan keselam atan jauh lebih tinggi," ujarnya.

"Dalam hal biaya PLTN, ada beban biaya tersembunyi yang harus ditanggung publik. Di samping dana APBN untuk penyiapan infrastruktur dan studi kelayakan PLTN, ada konsekuensi biaya yang tidak tampak, tapi ditanggung publik," imbuhnya.

Menurut UU Ketenaganukliran, pengusaha instalasi nuklir tidak bertanggung jawab terhadap kerugian nuklir yang disebabkan oleh kecelakaan nuklir yang terjadi karena bencana alam dengan tingkat luar biasa yang melampaui rancangan persayaratan keselamatan yang ditetapkan BAPETEN.

"Jadi seumpama kasus Jepang ini terjadi di Indonesia, kerugian kecelakaan nuklir ini akan ditanggung dana publik. Ini kurang mencerminkan istilah harga energi berdasar prinsip keekonomian berkeadilan yang diatur dalam Undang-undang Energi," ujar Mukhtasor. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Kebijakan Energi Nasional.
READ MORE ~>> Kebijakan Energi Nasional

10.37

Soekarwo

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Soekarwo mengusulkan rencana pembangunan gedung DPR sebaiknya ditunda, mengingat masih banyak bidang lain yang menjadi prioritas membutuhkan dana.

"Kalau saya boleh usul, silahkan membangun tapi jangan sekarang, tunda dulu," kata Soekarwo, di Istana Wapres Jakarta, Rabu (30/3/2011).

Hal tersebut disampaikan Soekarwo yang juga gubernur Jawa Timur bersama sejumlah pengurus PP PA GMNI usai bertemu dengan Wakil Presiden Boediono saat melaporkan hasil kongres yang berlangsung beberapa saat lalu di Surabaya.

Menurutnya, dalam pandangannya kepentingan rakyat banyak yang berorioentasi pada pengentasan kemiskinan harus dilakukan.

Masih banyak bidang yang harus diselesaikan dan menjadi prioritas seperti bidang transportasi dan infrastruktur, serta pendidikan.

"Kita masih membutuhkan dana untuk menghubungkan antarpulau seperti antara Sumenep sama wilayah lain. Akibat sarana penghubung masih jeelek maka harga kebutuhan pokok masih tinggi karena kekurangan pelayaran perintis," kata Soekarwo.

Melihat masih banyak bidang yang membutuhkan dana, dia mengusulkan agar pembangunan gedung baru DPR jangan sekaranf tapi ditunda dulu, dengan anggaran yang bisa dialihkan ke sektor lain. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Soekarwo.
READ MORE ~>> Soekarwo

10.35

Penangkapan tersangka teroris Umar Patek

Kementerian Luar Negeri belum menerima konfirmasi mengenai kabar penangkapan tersangka teroris Umar Patek di Pakistan awal Maret 2011 lalu.

"Kami belum menerima informasi mengenai hal itu," ujar juru bicara Kemlu Michael Tene, di Jakarta, Rabu (30/3/2011).

Umar Patek alias Abdul Ghoni alias Abu Syeikh alias Umar Arab dikabarkan ditangkap aparat keamanan Pakistan awal Maret 2011. Peracik bom itu menjadi salah satu otak pelaku bom Bali I pada Oktober 2002 yang menewaskan 202 orang.

Patek diyakini termasuk kelompok orang-orang Indonesia, Malaysia, dan Filipina yang ikut latihan militer sekaligus bertempur di Afganistan dan Pakistan tahun 1980-an dan 1990-an.

Saat kembali ke Asia Tenggara, mereka mendirikan Jamaah Islamiyah, kemudian mengorganisasi serangkaian bom bunuh diri dengan sasaran tempat hiburan malam, restoran, hotel, dan kantor kedutaan besar negara-negara Barat di Indonesia. Total korbannya mencapai 206 orang tewas.

Patek diperkirakan kabur ke Filipina selatan setelah bom Bali tahun 2002, bergabung dengan gerilyawan MILF pimpinan Abu Sayyaf.

Namun, ia diyakini juga tetap mengendalikan operasi Jamaah Islamiyah dari tempat tinggalnya. Penangkapannya di Pakistan menimbulkan teka-teki soal bagaimana mungkin buron teroris kelas kakap itu bisa menyeberangi tapal batas berbagai negara.

Pada Maret 2010, Patek diyakini berada di Provinsi Sulu, Filipina bagian selatan. Menurut Yayasan Jamestown, lembaga pengkaji kebijakan keamanan nasional di Washington, Patek merupakan komandan senior terakhir Jamaah Islamiyah (JI) yang sangat berpengalaman. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Penangkapan tersangka teroris Umar Patek.
READ MORE ~>> Penangkapan tersangka teroris Umar Patek

10.14

Agus Condro

Salah satu tersangka kasus dugaan suap cek perjalanan dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004, Agus Condro, akan menjalani sidang perdana pekan depan. Hal tersebut disampaikan kuasa hukum mantan anggota DPR asal Fraksi PDI Perjuangan tersebut, Firman Wijaya, saat mendatangi gedung KPK, Jakarta, Rabu (30/3/2011).

"Akan disidangkan pekan depan, mungkin hari Senin. Saya sudah dapat berkas acara pemeriksaan dan surat dakwaan Pak Agus," katanya.

Firman yang mendatangi gedung KPK hari ini juga mempertanyakan realisasi perlindungan terhadap Agus Condro dari KPK dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Seperti diketahui, Agus Condro adalah whistle blower dalam kasus dugaan suap cek perjalanan pemilihan Miranda Goeltom tersebut. Suap yang mengalir pada anggota DPR 1999-2004 itu terungkap dari "nyanyian" Agus. Pihak Agus sebelumnya mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK.

"Menurut saya perlindungan itu harus jelas, harus segera (dirumuskan bentuk perlindungannya). Karena ini penting untuk menyikapi adanya sentimen terhadap gerakan antikorupsi," kata Firman.

Menurutnya, bentuk perlindungan yang seharusnya diterima Agus adalah materi dakwaan yang berbeda dengan tersangka kasus cek perjalanan lainnya. "Dengan begitu whistle blower tidak akan ragu mengungkap perkara," ujarnya.

Ia juga berharap, pengadilan tindak pidana korupsi memberi perlakuan berbeda kepada Agus mengingat kliennya adalah whistle blower. "Saja juga berharap Pak Agus konsisten dengan posisinya sebagai whistle blower sampai nanti perkaranya diputus," kata Firman. Demikian catatan online Blogger Pontianak tentang Agus Condro.
READ MORE ~>> Agus Condro

10.03

Tips Untuk Tetap Terlihat Ceria

Bintang film Jessica Iskandar mempunyai tips untuk tetap terlihat ceria meski sedang lesu. Ia sering tertidur di mobil dan menyemprotkan air di wajah agar terlihat segar.

"Lesu pernah pastinya. Misalnya habis syuting striping, besiknya lemes. Caranya supaya terlihat segar, dibantu dengan air, semprot ke wajah. Olahraga juga, aku suka lari antara dua sampai tiga kilometer," beber Jessica di studio RCTI.

Bagi pemain film 'Dealova' ini, penampilan baginya sangat penting karena dilihat oleh orang banyak. Karena itu ia selalu berusaha menampilkan yang terbaik untuk urusan penampilan."Kalau perawatan, aku biasa aja. Pakai krim sunblock biar enggak kena sinar matahari, cuci rambut setiap hari," tuturnya.

Presenter acara musik ini mengaku tak kewalahan merawat bagian-bagian tubuhnya meski jadwalnya cukup padat. "Aku ngerawatnya simpel aja. Minum air putih, cukup tidur. Biasanya di mobil kalau jalan jauh, tidur. Macet juga tidur," imbuhnya.
READ MORE ~>> Tips Untuk Tetap Terlihat Ceria