21.23

Stok Garam Rakyat di Madura

Stok garam rakyat di Madura, Jawa Timur, sampai awal tahun ini masih cukup melimpah dari hasil panen tahun 2011 kemarin. Namun sejumlah perusahaan garam di Madura, sudah mengajukan izin untuk melakukan impor garam untuk kebutuhan tahun ini.

Rencana impor garam itu menuai protes dari petani garam. Agus Subki, petani garam asal Desa Pandan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mengatakan, jika perusahaan mengimpor garam sementara stok garam rakyat masih banyak dan belum terserap perusahaan, maka akan berdampak pada anjloknya harga garam rakyat.

"Perusahaan lebih memilih garam impor daripada garam lokal karena harga garam impor jauh lebih murah meskipun kualitasnya masih di bawah garam lokal," kata Agus, Jumat (16/3/2012).

Dikatakan Agus, garam rakyat saat ini masih tersimpan rapi di gudang petani, karena perusahaan hanya membeli dengan jumlah yang cukup sedikit. "Baru pada pertengahan tahun, garam rakyat sudah mulai menipis menjelang masa panen garam," tambah Agus.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Pamekasan, Hosnan Ahmadi, menuturkan, stok garam rakyat di Pamekasan masih lebih dari 10.000 ton dan di Kabupaten Sampang lebih dari 70.000 ton. Stok tersebut belum termasuk stok garam impor yang disimpan di gudang penyimpanan setiap perusahaan.

"Kami minta agar izin impor garam yang diajukan oleh perusahaan garam di Madura, untuk ditangguhkan dulu sambil menunggu waktu habisnya stok garam rakyat," ujar Hosnan Ahmadi.

Seharusnya, kata Hosnan, impor itu didasarkan kepada bukti serap garam lokal dari hasil produksi garam rakyat. Jika pemerintah membiarkan impor garam dilakukan, maka perusahaan tidak akan membeli garam rakyat. "Jika produksi garam rakyat masih banyak, kenapa harus impor?" tanyanya.

Hampir setiap tahun, Madura selalu dibanjiri garam impor meskipun stok garam rakyat masih melimpah. Perusahaan akan melakukan pembelian garam dengan harga murah karena membandingkan harganya dengan garam impor serta banyaknya stok perusahaan.

"Hukum pasar sudah pasti, di mana barang melimpah maka harga akan anjlok dan ini yang diterapkan perusahaan garam di Madura dengan cara mengimpor," tegasnya.
READ MORE ~>> Stok Garam Rakyat di Madura

06.04

PT BRI Syariah Makassar

PT BRI Syariah Makassar menargetkan, penjualan sukuk negara ritel (SUKRI) seri 004 di Sulsel tahun 2012 sebanyak Rp5 miliar. Pimpinan Cabang BRI Syariah Makassar Agung Rahardjo optimistis, target tersebut bisa terealisasi. Karena masyarakat Sulsel, cukup religius dan selalu tertarik dengan produk-produk syariah. Agung mengatakan, untuk memermudah penjualan SUKRI seri 004, BRI Syariah Makassar akan memaksimalkan tenaga marketingnya. ”Ada tiga cabang kami di Kota Makassar yakni di Perintis, Pettarani dan Ratulangi,”katanya. Menurutdia,saatdiperkenalkan ke Makassar, sudah ada beberapa investor yang berminat membeli.“Sudah ada beberapa investor yang tertarik dan siap membeli,”katanya,kemarin.

Dia menjelaskan, latar belakang investor yang tertarik membeli SUKRI tersebut beragam, mulai dari PNS hingga pengusaha. Agung yakin SUKRI seri 004 tersebut akan habis terjual sebelum ditutup pada Jumat (16/3) mendatang. “Sebaiknya membeli sekarang, sebelum habis,”katanya. Treasury Group Head PT Bank Syariah Amir Fukadi menjelaskan, secara nasional SUKRI seri 004 yang dijual oleh BRI Syariah tahun ini sebanyak Rp50 miliar.

”Target kami tidak muluk-muluk, karena masih pemain baru,”ujarnya. Dia mengatakan,selain Makassar, masih ada dua provinsi lain yang dijadikan tempat penjualan SUKRI seri 004,yakni Surabaya dan Medan.“Kami mengundang 100 investor di masing-masing provinsi,” kata Amir. Tujuan diterbitkannya SUKRI 004 itu, kata Amir, untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).“Hasil dari penjualan SUKRI seri 004 ini, untuk pendidikan,” tuturnya. Dari segi histori, SUKRI seri 001 terjual Rp5,5 miliar dengan coupon rate 12% pa.“SR 002 dan SR 003 masing-masing sebanyak Rp8,03 triliun dan Rp7,34 triliun dengan coupon rate 8,7% pa dan 8,15% pa,”jelasnya.
READ MORE ~>> PT BRI Syariah Makassar