19.48

Kios Terendam Air

Ratusan kios milik warga di Pasar Sentral Bulukumba, terendam air, kemarin. Ketinggian air sekitar 10 centimeter tersebut disebabkan oleh banjir kiriman dari areal persawahan di Dusun Bocco- Boccoa, Desa Paenrelompao, Kecamatan Gantarang.

Selain itu, akibat saluran irigasi air di depan pintu masuk pasar di tutup petani.Penutupan dilakukan agar air banjir mengalir ke sawah mereka. ”Namun, yang dirugikan adalah pengguna pasar. Sebab, sejumlah ruas jalan didalam pasar terendam, sehingga para pembeli berkurang karena jalan berair,” kata Sandra, pedagang elektronik di Pasar Sentral Bulukumba kemarin. Menurut dia, seharusnya para petani tidak menutup irigasi itu karena merugikan para pedagang.

Apalagi, saluran irigasi yang berada di depan pasar hanya berukurang kecil,sehingga memang air berpotensi meluap jika ditutup. ”Hujan beberapa saat saja, air sudah naik. Bagaimana jika hujan terus, mungkin pasar sudah tenggelam. Ini harus menjadi perhatian Pemkab Bulukumba,” ujar dia. Dia mengaku, para pedagang telah menyampaikan permasalahan ini kepada Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD) Bulukumba Andi Mappiwali agar segera memperlebar saluran irigasi tersebut.

Namun, hingga kini, belum ada respons positif dari DPKD sebagai leading sektor. Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba Andi Zulkarnaen Pangky mengemukakan, pembangunan irigasi, terutama di dalam kota memang harus bagus. Sebab, jika dikerjakan asal-asalan akan menimbulkan dampak buruk lebih besar. Pembangunan irigasi harus ditata dengan baik. Pemkab harus mencarikan solusi agar usaha dua-duanya (petani dan pedagang) bisa berjalan lancar,” ungkap Zulkarnaen.
READ MORE ~>> Kios Terendam Air