04.37

Mats Hummels

Pemain bertahan Jerman, Mats Hummels mengungkapkan rasa frustasinya atas kekalahan Jerman 1-2 dari Italia pada semi final Piala Eropa 2012.

"Kami kacau di babak pertama. Ketinggalan dua gol melawan tim yang punya taktik bagus, itu sulit," kata pemain berusia 23 tahun ini selepas laga, seperti dikutip dari Goal.com.

Tim asuhan Cesare Prandelli memastikan satu tempat di laga final dan akan melawan Spanyol. Dua gol Italia dicetak sang striker Mario Balotelli yang cerdik memanfaatkan kelemahan lini bertahan Jerman.

Hal ini membuat Hummels yakin Die Mannschaft punya banyak pekerjaan rumah untuk dibenahi. Hummels pun menyesal dengan performanya yang buruk. Bahkan gol pembuka Italia terjadi akibat kesalahan Hummels.

"Saya tak mampu menghalau umpan yang kemudian menjadi gol pertama. Umpan tersebut berhasil menerobos adalah kesalahan saya, saya berperan besar dalam terjadinya gol pertama," pungkas Hummels.
READ MORE ~>> Mats Hummels

22.01

Peranan Pemerintah Provinsi Sulsel Sangat Dibutuhkan

Peranan Pemerintah Provinsi (Provinsi) Sulsel sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan nilai ekspor komoditi unggulan di daerah ini yang beberapa bulan terakhir merosot. Sejak awal tahun, ekpor Sulsel telah mengalami penurunan nilai ekspor di beberapa komoditi, puncaknya pada April tahun ini. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel per April 2012 memperlihatkan, dari 10 jenis komoditi ekspor Sulsel hanya komoditi kayu dan barang dari kayu yang memperlihatkan pertumbuhan sebesar 13,02%. Selebihnya turun jika dibandingkan pada nilai ekspor bulan sebelumnya. Sebaliknya, nilai impor malah tumbuh 17,58%.

Pengamat Ekonomi Sulsel Agus Arman menilai, peranan pemerintah sangat dibutuhkan.“ Jika tidak menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk menetapkan negara tujuan ekspor, bisa menjadi kemerosotan pertumbuhan ekonomi,” tuturnya. Selama ini,ekspor Sulsel lebih banyak ke negara Jepang, China, Amerika Serikat, Malaysia dan Vietnam.

MenurutAgus, harus ada penambahan jumlah negara tujuan ekspor jika ingin menyelamatkan ekspor Sulsel. Selain pengusaha yang harus bekerja ekstra,peran pemerintah menjalin kerjasama juga sangat dibutuhkan. Walau demikian, merosotnya ekspor Sulsel, menurut Agus, juga tidak lepas dari krisis yang melanda Eropa. Bahkan, menurut dia, hampir seluruh provinsi di Indonesia terkena dampak krisis tersebut.

Nilai ekspor Sulsel April ini hanya USD64,10 juta, turun 20,49% dari bulan sebelumnya yang membukukan USD80,62 juta.Komoditi yang paling merosot adalah kakao sebesar 35,40% dari USD9,18 juta pada Maret menjadi USD5,93 juta. Bahkan secara year on year (YoY) nilainya turun 17,87%. Penurunan nilai ekspor kakao tersebut, tidak sejalan dengan program gerakan nasional (gernas) kakao yang telah menguras banyak anggaran negara.

Kepala BPS Sulsel Bambang Pramono sebelumnya mengatakan, kemerosotan nilai ekspor dipengaruhi berbagai faktor. Salah satunya, karena terjadi krisis di Eropa yang berdampak pada melemahnya permintaan berbagai komoditi yang berimbas pada komoditi unggulan di Sulsel. Namun Bambang memperkirakan di kuartal kedua tahun ini hingga menjelang akhir tahun, ekspor Sulsel akan kembali menggeliat, seiring dengan membaiknya perekonomian dunia.

Dia juga yakin pertumbuhan ekonomi akan mencatatkan rekor baru dari pencapaian tahun sebelumnya, 8,12%. Sementara itu Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel Ahmad Habib yang dikonfirmasi terpisah kemarin, enggan mengomentari kemerosotan ekspor Sulsel tersebut dengan dalih belum memegang data dari BPS. “Saya belum bisa memberi keterangan langkah apa yang harus ditempuh mengantisipasi hal tersebut.Data belum ada di tangan saya,”tandasnya.
READ MORE ~>> Peranan Pemerintah Provinsi Sulsel Sangat Dibutuhkan

05.49

Ketua KSU Harapan Bersama Mahmud

Ketua KSU Harapan Bersama, Mahmud yang diringkus polisi pada Senin (4/6) di Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, mengaku hanya membawa kabur uang nasabah sebesar Rp30 juta. Uang itu telah habis digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama tiga bulan buron dan bersembunyi dari kejaran petugas kepolisian. Mahmud sempat bersembunyi di Kota Makassar, Palu, dan Toli-Toli.

Kasat Reskrim Polresta Parepare AKP Aska Mappe mengatakan, sesuai data yang didapatkan penyidik, jumlah nasabah yang menanamkan modal di koperasi tersebut, baik dalam bentuk uang tunai maupun barang sebanyak 1.800 nasabah dengan total investasi mencapai Rp11 miliar.

Namun, ungkap Aska,Mahmud mengaku tidak tahu di mana dana belasan miliar yang berhasil diraup KSU Harapan Bersama dari 1.800 nasabah itu. Sementara sejumlah aset milik koperasi yang sempat beroperasi selama empat bulan tersebut pun tidak jelas.Sebab, aset rumah toko (ruko), mobil, dan motor, belum lunas dibayar. Dari hasil temuan penyidik, hampir semua aset yang dimiliki koperasi di Kilometer 7, Kecamatan Soreang tersebut belum menjadi aset resmi KSU Harapan Bersama sehingga tidak bisa dilakukan penyitaan.

“Semua aset koperasi itu semuanya dicicil dan hingga kini belum lunas. Untuk asetaset lain, belum bisa kami ketahui karena tersangka masih bungkam. Tapi dalam waktu akan kami konfrontir,” kata Aska kepada wartawan di ruang kerjanya kemarin. Dia mengungkapkan, tersangka Mahmud mengaku aset ruko di Pasar Leppangang, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang,baru dibayar sekitar Rp115 juta dari harga ruko Rp200 juta lebih.

“Sedangkan empat unit mobil yang saat ini dikuasai oleh perusahaan leasing (perusahaan pembiayaan) karena tersangka hanya mampu membayar down payment (DP),” ujar dia. Sementara itu, berkas penyidikan tiga tersangka yang telah lebih dulu berhasil diamankan yakni Apri, Erni dan Zaenal, rencananya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare pada Kamis (7/6).

Satu tersangka, Sekretaris KSU Harapan Bersama Syamsul hingga kini masih dalam pengejaran. Para tersangka dikenakan Pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Mereka juga dijerat dengan undang-undang perbankan. Kadis Koperasi dan Kabid Koperasi Parepare yang berperan dalam mengeluarkan izin pengoperasian koperasi tersebut masih bertatus sebagai saksi,”kata Aska.
READ MORE ~>> Ketua KSU Harapan Bersama Mahmud