21.51

Pungutan Terhadap Calon Siswa Baru di Kota Palopo

Pungutan terhadap calon siswa baru di Kota Palopo masih terjadi pada tahun ajaran baru kali ini.Sejumlah kepala sekolah SMA/SMK mengakui menerapkan aturan pembayaran hingga Rp1 juta bagi setiap siswa baru. Pengakuan kepala sekolah tersebut disampaikan kepada Komisi I DPRD saat dilakukan rapat dengar pendapat belum lama ini.Kepada anggota DPRD, sejumlah kepala sekolah mengakui, uang yang dipungut tersebut digunakan untuk pembelian baju seragam sekolah, kaos olahraga,dan buku pelajaran.

“Rata-rata sekolah SMA/- SMK negeri memungut di atas Rp1 juta per siswa baru. Ini sesuai penjelasan sejumlah kepala sekolah saat di-hearing di Komisi I,”ujar anggota Komisi I DPRD Palopo, Andi Falsafah, kemarin. Menurut dia, pungutan uang buku dan uang seragam sekolah setiap sekolah bervariasi. Itu disesuaikan dengan kebutuhan buku cetak panduan mata pelajaran setiap sekolah.

Kepala SMK 1 Palopo,Hasan Uttar menyatakan, proses penerimaan siswa baru di SMK 1 Palopo digratiskan. Adapun uang dibayarkan orangtua siswa sebesar Rp1,1 juta merupakan uang pembelian buku cetak panduan mata pelajaran, seragam sekolah, dan beberapa iuran tambahan dari sekolah. “Siswa wajib memiliki buku cetak sehingga dipersilakan membeli di luar sekolah atau melalui koperasi sekolah.

Namun mayoritas siswa baru memilih membeli buku cetak dan seragam sekolah melalui koperasi sekolah,”katanya. Ketua Komisi Transparansi Publik (KTP) Syawal Nurdin, mengatakan, seharusnya tidak ada lagi pungutan bagi orang tua siswa karena pemerintah sudah memberlakukan pendidikan gratis.“Pendidikan gratis jangan hanya slogan,” kata Syawal Nurdin.
READ MORE ~>> Pungutan Terhadap Calon Siswa Baru di Kota Palopo

21.26

Bupati Mamuju Suhardi Duka

Bupati Mamuju Suhardi Duka (SDK) menerima penghargaan kebudayaan dari Lembaga Kebudayaan Nasional Indonesia (LKNI). Bupati mendapatkan perhargaan sebagai Pembina Seni Budaya dan Pariwisata Daerah. Penyematan medali dan pemberian penghargaan kebudayaan ini diberikan Ketua LKNI Pusat Toto Sudarwoto pada puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-472 Kabupaten Mamuju di Mamuju, kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Toto mengatakan, piagam penghargaan kebudayaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada bupati yang selama ini komitmen melakukan pembinaan kebudayaan daerah. ”Menjaga dan melestarikan budaya kearifan lokal harus bisa dijaga.Hal itu telah dilakukan oleh Pemkab Mamuju,” kata dia.

Oleh karena itu, LKNI turut memberikan apresiasi kepada Bupati Mamuju dengan memberikan penghargaan. SDK, dinilai memiliki komitmen dalam menjaga kebudayaan sebagai kearifan lokal. Suhardi Duka mengatakan bahwa penghargaan itu semakin memotivasi dirinya untuk tetap menjaga budaya sebagai kearifan lokal. Kearifan budaya lokal harus kita jaga sebagai warisan leluhur yang harus ditumbuhkembangkan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata dia.
READ MORE ~>> Bupati Mamuju Suhardi Duka

21.32

Hidayat Nur Wahid Di Sambut Didik J. Rachbini

Cagub DKI Hidayat Nur Wahid usai "nyoblos" disambut pasangannya Cawagub Didik J. Rachbini. Didik menyambut Hidayat Nur Wahid yang keluar dari TPS 13 Bangka, Mampang, Jakarta Selatan.

Mereka berpelukan dan berbincang-bincang sebelum meninggalkan TPS. Saat ditanya apakah dirinya menyesal menjadi warga Depok sehingga tidak bisa mencoblos, Didik menjawab "Saya sudah 20 tahun bekerja di Jakarta tetapi tinggal di Depok," kata Didik yang seperti juga Hidayat yang mengenakan batik Monas oranye.
READ MORE ~>> Hidayat Nur Wahid Di Sambut Didik J. Rachbini

01.55

Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin Makassar Anas Iswanto Anwar

Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Anas Iswanto Anwar menilai,inflasi di Sulsel bulan ini hingga akhir Agustus nanti, akan dua kali lipat dari inflasi Juni yang hanya 0,64%. Faktor utamanya adalah Ramadan yang merupakan puncak inflasi musiman. “Permintaan barang pasti akan meningkat lebih tinggi dari biasanya. Bulan ini saja sudah masuk inflasi musiman, dan terjadi di hampir semua kota.Kondisi tersebut setiap tahun selalu terjadi, menjelang Ramadan dan lebaran,” ujar Anas di Makassar, kemarin.

Dia menuturkan, inflasi jelang Ramadan dan lebaran juga dipicu oleh perilaku masyarakat yang selalu menambah permintaan terhadap barang, dan selalu dimanfaatkan oleh para pedagang dan distributor. Apalagi untuk beberapa jenis barang, berapapun harganya pasti dibeli karena merupakan kebutuhan primer masyarakat.

Menurutnya, sejak beberapa bulan lalu telah terjadi inflasi di Sulsel, khususnya di Makassar dan empat kota besar di Sulsel seperti Parepare, Palopo dan Watampone. Namun lebih dipicu oleh kenaikan gaji karyawan. Bulan ini oleh momen Ramadan dan lebaran. Dia melihat, kenaikan harga terutama harga sembilan bahan pokok (sembako),akan terjadi sampai dua minggu setelah lebaran.
READ MORE ~>> Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin Makassar Anas Iswanto Anwar