08.30

Jam Tangan Pintar Dari Samsung

Di kalangan pengamat gadget, isu Samsung segera meluncurkan "jam tangan pintar" semakin santer terdengar. Jam itu kabarnya diberi nama Galaxy Gear dan akan diperkenalkan pada 4 September mendatang. Sumber anonim yang dekat dengan perencana peluncurkan itu, seperti dikutip laman Gigaom Selasa 20 Agustus 2013, menyebutkan acara akan berlangsung di dua tempat, yakni Kota Berlin, Jerman, dan Kota New York AS.

Sumber tersebut juga membeberkan apa saja fitur andalan yang dibawa perangkat wearable Samsung itu. Nah seperti apa sih jeroan jam tangan pintar Samsung ini? Disebutkan jam tangan pintar itu memiliki layar OLED high quality yang luas, yaitu 2,5 inchi diagonal dan 3 inchi bersama dengan casing.

Untuk memacu performa, Galaxy Gear dibekali prosesor dual core. Informasi yang pernah dilaporkan laman SamMobile menunjukkan Galaxy Gear membenamkan prosesor dual core Samsung Exynos 4212 1.5GHz with Mali-400 MP4 GPU dan resolusi layar 320x320 piksel.

Meski sebagai jam tangan, Galaxy Gear disebutkan juga memiliki kamera yang terletak di tali lilitan serta speaker kecil pada tali pengunci jam tangan. Untuk konektivitas difasilitasi koneksi antarperangkat NFC yang mendukung sinkronisasi dan autentifikasi, sementara Bluetooth 4.0 LE membantu koneksi dengan smartphone.

Galaxy Gear disebutkan memiliki akselerometer yang memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan jam tangan saat berada di dekat dengan muka. Akselerometer itu juga jadi cara yang asyik untuk mengaktifkan aplikasi dan pengaturan manajeman daya baterai. Layar Galaxy Gear juga mendukung jenis gestur tertentu, swipe maupun gerakan sentuhan pada umumnya. Namun layar tampaknya tidak memiliki teks input.

Kaya Integrasi

Sedangkan dari sisi piranti lunak, Galaxy Gear dikabarkan menjalankan sistem operasi Android 4.1, ada kemungkianan Android 4.2. Intergasi yang ditampilkan juga disebutkan otomatis. Misalnya saat pengguna menggeser pemberitahuan dan melihat uraian email di jam tangan, maka saat mengambil smartphone, aplikasi yang dibuka akan ditampilkan. Samsung juga akan mengintegrasikan jam tangan pintar itu dengan Twitter dan Facebook.

Sumber juga menyebutkan Galaxy Gear akan bisa terhubung dengan aplikasi pengatur koneksi dengan ponsel. Menariknya aplikasi merupakan dari Samsung App Store bukan Google Play. sumber juga membeberkan Galaxy Gear akan difasilitasi dengan banyak sensor, sayangnya tidak disebutkan secara detail.

Perangkat wearable dianggap membawa cara baru dalam berkomunikasi, terutama dalam menyampaikan update notifikasi. Sehingga para pembuat piranti keras kemudian berpikir membuat perangkat yang tidak sebatas untuk fungsi ponsel saja, tapi sebagai semacam server  pribadi yang menjadi pusat komputasi pengguna.

"Perangkat mobile menuju wearable merupakan kesepakatan yang jauh lebih besar dalam hal membuat produk," ujar Phil Libin, CEO Evernote mengakui potensi wearable.

Libin bahkan yakin perkembangan perangkat wearable bisa lebih cepat dari yang diperkirakan orang. "Tak seorang pun yakin wearable akan menjadi mainstrem dalam 6 atau 12 bulan, tapi saya pikir itu bisa dalam dua atau tiga tahun ke depan," ujarnya.

Samsung tak sendiri bermain di pasar perangkat wearable. Produsen teknologi asal Korea Selatan itu akan menghadapi prosuk iwatch besutan Apple, Smartwatch Sony sampai MotoACTV besutan Motorola dan Pebble yang merupakan perangkat hasil penggalangan dana kickstarter.

Baca juga: Adab Berdo'a.
READ MORE ~>> Jam Tangan Pintar Dari Samsung

23.00

Dell Menarget Usaha Kecil Menengah

Perusahaan komputer asal Amerika Serikat, Dell, menarget usaha kecil menengah (UKM) sebagai pasar baru untuk produk-produk teknologi informasinya. Salah satu perangkat yang ditawarkan Dell kepada UKM adalah server berdesain compact, PowerEdge VRTX.

"PowerEdge VRTX pas digunakan UKM karena desain dan dayanya yang kecil sehingga memungkinkan perusahaan mengefisienkan dananya di kebutuhan IT," kata Enterprise Solution Director Dell Indonesia Frannata Suryanto di Jakarta, Rabu. Server tersebut diklaim cocok dipakai oleh perusahaan yang memiliki ruang terbatas untuk mengelola data center.

"Dengan ukuran yang hampir sama dengan desktop PC, namun kinerjanya serupa server berukuran besar," kata dia. Dengan ROBO (Remote Office, Branch Office), server tersebut mempermudah monitor kantor jarak jauh atau cabang.

"Monitoring jarak jauh bisa dilakukan dengan memakai perangkat lunak kami, hal ini membuat tenaga IT di perusahaan lebih mudah mengontrol server di kantor cabang," katanya. Server yang dijual di pasaran sejak 1 Juli tersebut dikatakan Frannata sudah berhasil menarik banyak permintaan.

Baca juga: Resep Iga Bakar Saus Kismis Lada Hitam.
READ MORE ~>> Dell Menarget Usaha Kecil Menengah