07.23

BlackBerry Alih Profesi Luncurkan Handphone Android

Pesona Android sepertinya sudah menyihir banyak pihak, termasuk BlackBerry. Ya, vendor smartphone asal Kanada itu kini dirumorkan siap membuat smartphone Android pertama mereka.

Kabar itu berhembus dari informan dalam BlackBerry yang diterima oleh Re/Code. Menurut informan itu, BlackBerry siap menjual smartphone Android dalam beberapa bulan ke depan, tepatnya sekitar bulan September-November.

Smartphone Android tersebut, kata Re/Code, adalah smartphone tipe slide yang pernah dipamerkan di ajang MWC 2015 di Barcelona beberapa bulan lalu. Padahal, sebelumnya smartphone itu diprediksi menggunakan OS BlackBerry 10.

Mengapa BlackBerry ingin membuat smartphone Android?

Rupanya, langkah banting stir itu diambil untuk mempromosikan BES12, software solusi manajemen smartphone dari BlackBerry, Phone Arena (11/06). BlackBerry diklaim ingin meyakinkan konsumen, khususnya perusahaan dan pemerintah, bila BES12 bisa dijalankan dengan sempurna di banyak platform, seperti Android.

Meskipun masih berstatus vendor smartphone, penjualan gadget yang masih minim membuat BlackBerry lebih fokus ke pengembangan software dan aplikasi. Selain BES12, tentu kita masih ingat saat BlackBerry sukses merilis aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) di OS Android dan iOS.
READ MORE ~>> BlackBerry Alih Profesi Luncurkan Handphone Android

09.00

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto menyatakan serius mengusut setiap dugaan penyelewengan yang dilaporkan ke KPK, termasuk dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) dan hibah di Provinsi Banten. Sejauh ini, laporan terkait bansos dan hibah di Banten itu belum masuk dalam proses penyelidikan di KPK.

“Sejak kapan KPK tidak serius?” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di Jakarta, Selasa (29/10/2013), saat ditanya mengenai tindak lanjut KPK atas laporan masyarakat mengenai dana bansos dan hibah di Banten.

KPK telah menerima sejumlah laporan masyarakat mengenai bansos dan hibah di Banten. Sekitar September 2011, Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan kepada KPK mengenai aliran dana hibah dan bansos menjelang pemilihan kepala daerah di Banten. ICW menduga ada indikasi tindak pidana korupsi terkait penyaluran dana tersebut yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 34,9 miliar pada 2011.

Menurut data ICW, ada empat modus penyelewengan anggaran yang dilakukan oknum kepala daerah setempat, yakni lembaga penerima hibah fiktif, pengulangan alamat lembaga penerima hibah, pemotongan dana hibah, serta aliran dana hibah kepada lembaga yang dipimpin kerabat Gubernur Banten. Bukan hanya ICW, laporan mengenai dana bansos dan hibah Banten juga disampaikan Aliansi Independen Peduli Publik (Alipp) yang tergabung dalam Jaringan Warga untuk Reformasi (Jawara) Banten kepada KPK beberapa waktu lalu.

Saat menyambangi Gedung KPK, Direktur Eksekutif Aliansi Alipp Uday Suhada mengatakan, persoalan korupsi di Banten yang menjerat Tubagus Chaery Wardana, adik dari Ratu Atut, bukan hanya yang berkaitan dengan pemberian suap kepada Ketua MK nonaktif, Akil Mochtar.

Menurut Uday, dalam surat pencegahan para tersangka dan Ratu Atut yang dikirimkan KPK kepada Imigrasi tertulis bahwa pencegahan dilakukan bukan terkait penyidikan kasus dugaan suap kepada Akil saja, melainkan berkaitan dengan penyelidikan seputar pemilihan kepala daerah dalam periode 2011-2013.

“Artinya tidak menyangkut persoalan korupsi atau suap di Lebak dan Tangerang, tapi justru yang terjadi korupsi yang lebih besar pada 2011, yakni penggelontoran dana hibah Rp 340 miliar dan bansos Rp 60 miliar oleh Atut pada 221 lembaga pada saat itu. Itu sudah kita laporkan pada Agustus 2011 ke KPK,” kata Uday.

Menurutnya, beberapa proyek di Banten yang diselewengkan, di antaranya, pengalihan dana penguatan jalan Pandeglang-Serang ke lahan parkir Karang Sari di Pandeglang tanpa persetujuan DPRD, pembangunan rumah sakit di Balaraja, serta penyelewengan dana hibah dan bansos yang nilainya meningkat menjadi Rp 400 miliar.

Baca juga: Bentuk Negara.
READ MORE ~>> Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto

06.55

Datascrip Distributor Produk Canon Di Indonesia

Datascrip sebagai distributor produk Canon di Indonesia mengumumkan peluncuran kamera Canon EOS 70D yang diklaim memiliki autofokus lebih cepat dari seri-seri pendahulunya.

"Canon EOS 70D mengusung teknologi Dual Pixel CMOS AF System. Kinerja Dual Pixel CMOS AF ini dihasilkan dari desain sensor CMOS terbaru yang menempatkan dua fotodiode di setiap piksel sensor. " klaim Merry Harun, direktur divisi Canon dari Datascrip.

Kedua fotodiode tersebut, menurut Merry, dirancang agar bekerja secara independen untuk menghasilkan kinerja 'autofokus phase-detect' yang lebih cepat,

Dalam siaran persnya yang diterima, Merry menerangkan dua fotodiode tersebut di atas mampu dioptimalkan untuk penangkapan sinyal gambar dengan kualitas maksimal di segala situasi pemotretan.

“Dengan teknologi terbaru Dual Pixel CMOS AF System, kinerja autofocus Canon EOS 70D pada mode 'Live View' menjadi cepat dan halus sehingga sangat membantu dalam proses pengambilan foto maupun video yang akurat dan tajam,” kata Merry.

Berikut ini beberapa fitur utama dari EOS 70D :
Dual Pixel CMOS AF System
Sensor CMOS 20,2 MP APS-C
ISO 100-12.800 (dapat ditingkatkan hingga 25.600)
7 fps continuous shooting
Layar LCD antipantul 3 inci, dapat menentukan fokus objek dengan menyentuh LCD
Built in Wi-Fi
Sinkronisasi dan pengendalian jarak jauh dengan ponsel cerdas bersistem operasi iOS dan Android
Cetak dan edit foto memanfaatkan koneksi via Wi-Fi
19 titik fokus otomatis (AF)
Prosesor gambar DIGIC 5+

Baca juga: Adab Berdo'a.
READ MORE ~>> Datascrip Distributor Produk Canon Di Indonesia

10.00

Varian Mobil Murah Ayla

Usai diluncurkan 9 September lalu, kini di perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) ke-21, Daihatsu menambah varian mobil murah Ayla, yaitu Ayla M Sporty dan X Elegant.

Menurut Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sudirman MR penambahan varian yang berbeda ini sengaja dihadirkan untuk para konsumen yang ingin tampilil beda.

"Hadirnya Ayla M Sporty, ini sengaja kami ciptakan untuk pelanggan yang ingin tampil sporty," kata Sudirman, saat ditemui wartawan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat 20 September 2013.

Apa saja yang berubah?

Pada eksterior, penambahan berupa Sporty Front Aero Kit, Day Running Light, Alloy Wheel R14 Tire 175/65, Outer Mirror Body Collor with LED, Side Body Moulding + M Sporty Sticker, Rear Spoiler with HMSL, Chrome Ornament Black Door, Back Parking Sensor, Sport Rear Aero Kit, Chrome Muffler Cutter, Side Skirt, Side Visor dan Alarm. Untuk interior dilengkapi dengan Center Console Box dan Wood Interior Panel.

Sedangkan pada Ayla Elegant, dilengkapi fitur-fitur aksesoris, Elegan Front Aero kit, X Elegant Stricker, Chrome Ornament Back Door, Extension Rear Reflector, Elegan Rear Aero Kit, Chrome Muffler Cutter, Side Skirt. Untuk interior sama seperti Ayla M Sporty.

Soal harga, Ayla M Sporty ditawarkan dengan harga Rp104,25 juta untuk tipe manual dan Rp113,45 tipe matik. Sedangkan Ayla X Elegant dilepas Rp105,1 juta tipe manual dan Rp114,15 juta tipe matik. Semuanya On the Road Jakarta.

Baca juga: Kebiasaan Kecil Merusak Penampilan.
READ MORE ~>> Varian Mobil Murah Ayla

22.30

Technopreneurship Camp

Badan Pusat Pengkajian Teknologi (BPPT) berkolaborasi dengan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) dan Institut Teknologi Indonesia menyelenggarakan acara Technopreneurship Camp pada 10-12 September 2013 di Puspitek, Serpong. Pada acara ini, BPPT membidik potensi-potensi calon teknoprener atau pengusaha pemula berbasis teknologi informasi dari kalangan mahasiswa, pemuda, dan masyarakat bisnis yang berusia kurang dari 35 tahun.

Menurut Marzan Aziz Iskandar, Kepala BPPT, teknoprener merupakan salah satu pilar dalam penguatan sistem inovasi yang harus terus dikembangkan agar perekonomian Indonesia ditopang oleh sistem industri yang kuat dan inovatif. "Technopreneurship mencari bibit-bibit muda Indonesia dalam meningkatkan perekonomian di tahun 2025 nanti," kata Marzan, di acara Pembukaan Techopreneurship Camp, Puspitek Serpong, Tangerang Selatan, 10 September 2013.

Saat ini, Marzan menambahkan, jumlah pengangguran intelektual (terdidik) di Indonesia terus meningkat. Itu diakibatkan karena masih banyak lulusan perguruan tinggi yang berorientasi mencari kerja, bukan menciptakan pekerjaan. "Kondisi itu tentu menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia dan masalah itu harus segera dicarikan solusinya. Dengan menggelar Technopreneurship Camp ini, kami ingin membangun karakter teknoprener di anak-anak muda Indonesia," ujar Marzan.

"Jangan sampai di tahun 2025 nanti kita hanya menjadi bangsa konsumer, karena tidak bisa menciptakan suatu produk yang memiliki nilai jual." Di Technopreneurship Camp tahun ini, ada sekitar 105 peserta yang terbagi dari beberapa universitas di Indonesia dan dari kalangan umum. Para peserta akan menjalani tiga bagian pelatihan. Pertama, pelatihan bisnis dan teknologi, kedua, penyusunan rencana bisnis dan mentoring, dan ketiga, paparan proposal rencana bisnis para peserta.

Baca juga: Macam-Macam Penyakit Aneh.
READ MORE ~>> Technopreneurship Camp

08.30

Jam Tangan Pintar Dari Samsung

Di kalangan pengamat gadget, isu Samsung segera meluncurkan "jam tangan pintar" semakin santer terdengar. Jam itu kabarnya diberi nama Galaxy Gear dan akan diperkenalkan pada 4 September mendatang. Sumber anonim yang dekat dengan perencana peluncurkan itu, seperti dikutip laman Gigaom Selasa 20 Agustus 2013, menyebutkan acara akan berlangsung di dua tempat, yakni Kota Berlin, Jerman, dan Kota New York AS.

Sumber tersebut juga membeberkan apa saja fitur andalan yang dibawa perangkat wearable Samsung itu. Nah seperti apa sih jeroan jam tangan pintar Samsung ini? Disebutkan jam tangan pintar itu memiliki layar OLED high quality yang luas, yaitu 2,5 inchi diagonal dan 3 inchi bersama dengan casing.

Untuk memacu performa, Galaxy Gear dibekali prosesor dual core. Informasi yang pernah dilaporkan laman SamMobile menunjukkan Galaxy Gear membenamkan prosesor dual core Samsung Exynos 4212 1.5GHz with Mali-400 MP4 GPU dan resolusi layar 320x320 piksel.

Meski sebagai jam tangan, Galaxy Gear disebutkan juga memiliki kamera yang terletak di tali lilitan serta speaker kecil pada tali pengunci jam tangan. Untuk konektivitas difasilitasi koneksi antarperangkat NFC yang mendukung sinkronisasi dan autentifikasi, sementara Bluetooth 4.0 LE membantu koneksi dengan smartphone.

Galaxy Gear disebutkan memiliki akselerometer yang memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan jam tangan saat berada di dekat dengan muka. Akselerometer itu juga jadi cara yang asyik untuk mengaktifkan aplikasi dan pengaturan manajeman daya baterai. Layar Galaxy Gear juga mendukung jenis gestur tertentu, swipe maupun gerakan sentuhan pada umumnya. Namun layar tampaknya tidak memiliki teks input.

Kaya Integrasi

Sedangkan dari sisi piranti lunak, Galaxy Gear dikabarkan menjalankan sistem operasi Android 4.1, ada kemungkianan Android 4.2. Intergasi yang ditampilkan juga disebutkan otomatis. Misalnya saat pengguna menggeser pemberitahuan dan melihat uraian email di jam tangan, maka saat mengambil smartphone, aplikasi yang dibuka akan ditampilkan. Samsung juga akan mengintegrasikan jam tangan pintar itu dengan Twitter dan Facebook.

Sumber juga menyebutkan Galaxy Gear akan bisa terhubung dengan aplikasi pengatur koneksi dengan ponsel. Menariknya aplikasi merupakan dari Samsung App Store bukan Google Play. sumber juga membeberkan Galaxy Gear akan difasilitasi dengan banyak sensor, sayangnya tidak disebutkan secara detail.

Perangkat wearable dianggap membawa cara baru dalam berkomunikasi, terutama dalam menyampaikan update notifikasi. Sehingga para pembuat piranti keras kemudian berpikir membuat perangkat yang tidak sebatas untuk fungsi ponsel saja, tapi sebagai semacam server  pribadi yang menjadi pusat komputasi pengguna.

"Perangkat mobile menuju wearable merupakan kesepakatan yang jauh lebih besar dalam hal membuat produk," ujar Phil Libin, CEO Evernote mengakui potensi wearable.

Libin bahkan yakin perkembangan perangkat wearable bisa lebih cepat dari yang diperkirakan orang. "Tak seorang pun yakin wearable akan menjadi mainstrem dalam 6 atau 12 bulan, tapi saya pikir itu bisa dalam dua atau tiga tahun ke depan," ujarnya.

Samsung tak sendiri bermain di pasar perangkat wearable. Produsen teknologi asal Korea Selatan itu akan menghadapi prosuk iwatch besutan Apple, Smartwatch Sony sampai MotoACTV besutan Motorola dan Pebble yang merupakan perangkat hasil penggalangan dana kickstarter.

Baca juga: Adab Berdo'a.
READ MORE ~>> Jam Tangan Pintar Dari Samsung

23.00

Dell Menarget Usaha Kecil Menengah

Perusahaan komputer asal Amerika Serikat, Dell, menarget usaha kecil menengah (UKM) sebagai pasar baru untuk produk-produk teknologi informasinya. Salah satu perangkat yang ditawarkan Dell kepada UKM adalah server berdesain compact, PowerEdge VRTX.

"PowerEdge VRTX pas digunakan UKM karena desain dan dayanya yang kecil sehingga memungkinkan perusahaan mengefisienkan dananya di kebutuhan IT," kata Enterprise Solution Director Dell Indonesia Frannata Suryanto di Jakarta, Rabu. Server tersebut diklaim cocok dipakai oleh perusahaan yang memiliki ruang terbatas untuk mengelola data center.

"Dengan ukuran yang hampir sama dengan desktop PC, namun kinerjanya serupa server berukuran besar," kata dia. Dengan ROBO (Remote Office, Branch Office), server tersebut mempermudah monitor kantor jarak jauh atau cabang.

"Monitoring jarak jauh bisa dilakukan dengan memakai perangkat lunak kami, hal ini membuat tenaga IT di perusahaan lebih mudah mengontrol server di kantor cabang," katanya. Server yang dijual di pasaran sejak 1 Juli tersebut dikatakan Frannata sudah berhasil menarik banyak permintaan.

Baca juga: Resep Iga Bakar Saus Kismis Lada Hitam.
READ MORE ~>> Dell Menarget Usaha Kecil Menengah